Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kamis 29 April 2021

29
Apr

Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kamis 29 April 2021

1. Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengatakan, pemerintah dan masyarakat tidak boleh bersantai dalam menghadapi masuknya varian baru virus korona dari India. Sebab, varian baru bersandi B1617 itu terbukti bisa menyebar sangat cepat, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi hal tersebut, dengan menutup akses bagi WNA terutama dari India agar tidak masuk Indonesia, serta mengimbau semua pihak untuk memperlakukan varian baru virus corona bersandi B1617 asal India ini sebagai ancaman nyata, sehingga diharapkan semua pihak khususnya masyarakat untuk membantu pemerintah dalam menekan laju kasus aktif Covid-19 di Indonesia dengan patuh terhadap seluruh kebijakan pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 serta disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam keseharian.

B. Meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan Satgas Penanganan Covid-19 agar mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi masuknya mutasi virus ini dengan menyiapkan beberapa upaya yang dapat mencegah bertambahnya kasus varian baru, salah satunya dengan mengetatkan protokol kedatangan internasional, khususnya kedatangan dari negara India, meningkatkan penerapan protokol kesehatan 3M di masyarakat, serta memperkuat surveilans genomik di pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara disamping menyiapkan ruang/tempat isolasi dan kontak tracing di wilayah. Mengingat, sudah ada 10 orang di Indonesia yang terpapar varian korona India (B1617).

C. Meminta pemerintah bersama perusahaan farmasi dan para pakar/peneliti virus untuk memperkuat Whole Genome Sequencing (WGS) yang diharapkan bisa mengetahui lebih cepat karakteristik virus. Sehingga diharapkan dapat menjadi solusi dalam membantu mengurangi tingkat penularan dan meningkatkan kesembuhan.

D. Mengimbau seluruh masyarakat menjadikan kasus di India sebagai contoh yang tidak baik, untuk itu masyarakat diharapkan tidak lengah dan waspada terhadap ancaman Covid-19, terutama varian baru virus korona yang terus bermutasi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 3M di setiap lini kehidupan agar tren penurunan kasus dan peningkatan kasus sembuh bisa terus terjaga dengan baik.

2. Dugaan penggunaan alat rapid test menggunakan barang bekas yang terungkap melalui pengakuan petugas Kimia Farma yang menyatakan telah menggunakan sampel dengan menggunakan barang bekas yang dicuci kembali dengan air, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta kepolisian untuk membongkar motif dari petugas Kimia Farma tersebut, sebab perbuatan yang dilakukan sudah merugikan orang lain dan hasil dari rapid test juga tidak akurat, serta dengan adanya pengakuan dan sampel barang bekas dari petugas Kimia Farma, maka petugas tersebut dapat diberikan sanksi sesuai hukum yang berlaku.

B. Meminta pemerintah untuk memanggil atasan petugas Kimia Farma tersebut untuk memberikan keterangan terkait hal tersebut, termasuk mempertanyakan penerapan standar operating procedure/SOP ketika petugas kesehatan melakukan tes covid-19 kepada masyarakat.

C. Meminta Pemerintah memastikan komitmen dan integritas petugas kesehatan yang bertugas memeriksa masyarakat melalui tes covid-19 agar melakukannya sesuai prosedur yang berlaku.

D. Meminta kepada pemerintah agar menciptakan rasa aman kepada masyarakat dengan menjamin penggunaan alat tes covid-19 yang hanya sekali pakai, sehingga ketika sudah digunakan dipastikan tidak dapat digunakan lagi, dikarenakan rawannya penularan virus apabila menggunakan alat tes virus yang sama.

3. Lonjakan harga dan meningkatnya jumlah ekspor sejumlah komoditas seiring jangkauan vaksin yang terus meluas dan pemulihan ekonomi global. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah harus menjaga kestabilan harga dengan memperhatikan kebutuhan dalam negeri, di samping membaiknya ekonomi global, pemerintah dapat memanfaatkan peluang membaiknya kondisi covid-19 untuk meningkatkan kinerja ekspor.

B. Meminta pemerintah meningkatkan hasil komoditas yang mengalami kenaikan harga dan mengalami peningkatan jumlah permintaan ekspor, agar dapat memaksimalkan komoditas-komoditas tersebut di sektor perdagangan, yakni ekspor, untuk pemulihan ekonomi negara melalui bursa berjangka.

C. Meminta pemerintah menjalin hubungan dagang yang baik dengan negara-negara yang berpotensi banyak meminta ekspor dari komoditas Indonesia, seiring tetap memikirkan strategi jangka panjang agar ekspor tetap berjalan.

D. Meminta pemerintah tetap menjaga kecukupan kebutuhan dalam negeri selain untuk ekspor, dikarenakan walaupun kondisi perekonomian saat ini yang membutuhkan banyak pemasukan, namun tetap harus mempunyai strategi ketika melakukan ekspor agar tetap ada kesesuaian.

Terima kasih.

Leave a Reply