Bamsoet Apresiasi Prestasi Sean Gelael di Ajang FIA World Endurance Championship

15
Jun

Bamsoet Apresiasi Prestasi Sean Gelael di Ajang FIA World Endurance Championship

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bangga dengan prestasi pembalap muda Indonesia, Sean Gelael. Dua kali tampil di ajang FIA World Endurance Championship (WEC), Sean Gelael selalu naik podium. Bahkan boleh dibilang meningkat, dari posisi tiga di seri satu menjadi posisi dua pada seri dua. 

“Melihat prosesi balapan panjang, 8 Hours of Portugal di Sirkuit Portimao, saya melihat sebenarnya Sean Gelael bersama rekan setimnya di Jota Sport, Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvis, sangat bisa menang. Mereka sangat bagus di kualifikasi kelas LMP2, menempati P1. Walaupun saat balapan tersenggol mobil lawan dan sempat di urutan bawah, namun mereka bisa naik secara perlahan, sampai akhirnya benar-benar kembali memimpin balapan,” ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (15/6/21). 

Ketua DPR RI ke-20 ini memandang kerja keras Sean Gelael dan rekan setimnya tersebut menunjukan perjuangan yang luar biasa hebat. Bahkan Sean tercatat menjadi pembalap yang paling banyak melakukan overtaking. 

“Sayangnya, 5 menit menjelang finish mereka disusul oleh sesama mobil JOTA. Akhirnya finish sebagai runner-up. Sebuah hasil yang yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi. Mengingat pencapaiannya tidak gampang. Apalagi di balapan 8 jam yang melelahkan,” jelas Bamsoet. 

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, Sean Gelael dan rekan setimnya akan kembali berjuang untuk seri WEC di Monza, Italia, pada 18 Juli. Dukungan seluruh eleman bangsa sangat diperlukan, sebagai pendorong motivasi bagi Sean agar terus memberikan hasil terbaik. 

“Kerja keras Sean tersebut telah memberikan inspirasi bagi para pembalap muda lainnya. Tidak ada yang tak mungkin jika kita terus berlatih dan bekerja keras. Sean telah menjadi lampu pijar yang membanggakan, yang menerangi perkembangan olahraga otomotif di Indonesia. Semoga cahayanya terus terang, dan diikuti lahirnya cahaya lain dari pembalap Indonesia lainnya,” pungkas Bamsoet. (*)

Leave a Reply