Bamsoet Bersama Menpora dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Pastikan NTB Siap Gelar Dua Seri Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2023

13
May

Bamsoet Bersama Menpora dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Pastikan NTB Siap Gelar Dua Seri Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2023

JAKARTA – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo serta Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah memastikan NTB siap menyelenggarakan dua seri Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2023. Yakni pada 23-25 Juni 2023 di Sirkuit MXGP Samota, Sumbawa, serta pada 1-2 Juli 2023 di Sirkuit MXGP Selaparang, Lombok. Diikuti sekitar 14 tim dengan 23 pembalap dari berbagai negara dunia seperti Perancis, Spanyol, Italia, Jerman, serta Inggris Raya.

Kepercayaan menyelenggarakan dua seri MXGP tersebut tidak lepas karena keberhasilan NTB menyelenggarakan MXGP Samota, Sumbawa pada tahun 2022 lalu. Mendatangkan lebih dari 40 ribu penonton, serta menghasilkan perputaran uang di NTB mencapai Rp 154,03 miliar.

“Penjualan tiket nonton MXGP 2023 di kedua sirkuit tersebut bisa dipesan melalui berbagai platform, salah satunya melalui www.bostixx.com. Tiket terbagi atas berbagai kelas. Diantaranya, kelas festival Rp 50 ribu selama 2 hari; paddock Rp 200 ribu untuk 2 hari; VVIP Rp 4 juta untuk dua hari; dan VIP Rp 3 juta untuk dua hari. Selain MXGP, NTB juga siap menyelenggarakan Lombok International Modest Fashion Festival (LIMOFF) yang akan diadakan pada 6-9 Juli 2023, sebagai event post MXGP 2023,” ujar Bamsoet dalam konferensi pers dan kickoff MXGP Sumbawa dan Lombok 2023, di Sarinah Jakarta, Sabtu (13/5/23).

Turut hadir antara lain, brand ambassador MXGP selebritis Baim Wong, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, Founder LIMOFF Niken Saptarini Widyawati, Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviyani, Ketua IMI NTB sekaligus Komandan Lapangan MXGP 2023 dr. Lalu Herman Mahaputra, CEO Infront Moto Racing David Luongo (hadir virtual), Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, serta Anggota DPR RI Dapil NTB Muhammad Syafruddin dan Suryadi Jaya Purnama.

Hadir pula pengurus IMI Pusat antara lain, Direktur Olahraga Off The Road Olahraga Sepeda Motor Eddy Saputra, Hubungan Antar Lembaga Gladys Soesatyo, Andrys Ronaldi, Iskandar, dan Syamsul Bahri, serta Komunikasi dan Media Hasby Zamri.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Sirkuit MXGP Selaparang, Lombok yang akan digunakan pertama kalinya untuk menyelenggarakan MXGP, berlokasi di eks Bandara Selaparang. Memiliki panjang 1.600 meter, lebar 500×144 meter dengan tekanan angin yang sedang dan cocok untuk mesin penggaruk tanah berpacu. Sirkuit ini juga memiliki 16 tikungan dan beberapa area jumping. Karena berada di lokasi eks Bandara Selaparang, menjadikan sirkuit ini memiliki luas yang cukup untuk menampung parkir kendaraan penonton.

“Kehadiran Sirkuit MXGP Selaparang, Lombok menjadikan NTB mengukir sejarah dalam perkembangan balap motor Indonesia, bahkan dunia. NTB memiliki tiga sirkuit internasional yang dapat menyelenggarakan tiga event balap motor dunia. Yakni World Superbike dan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, serta MXGP di Sirkuit MXGP Samota, Sumbawa dan Sirkuit MXGP Selaparang, Lombok,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, kehadiran tiga sirkuit internasional tersebut selain dapat memajukan olahraga balap motor dan motocross di Indonesia, juga dapat menjadi destinasi sport automotive tourism yang dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah NTB serta pendapatan masyarakat setempat.

“Pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, mampu mendatangkan 102.801 penonton, memberikan dampak ekonomi secara nasional sebesar Rp 4,5 triliun dan memberikan dampak ekonomi lokal bagi NTB Rp 3,57 triliun. Sedangkan dalam World Superbike 2022-2023, mampu mendatangkan sekitar 51.629 penonton pada tahun 2022 dan 59.251 di tahun 2023. Memberikan dampak ekonomi nasional mencapai Rp 85,39 miliar dan dampak ekonomi bagi NTB sebesar Rp 66,77 miliar di tahun 2023; serta mendatangkan dampak ekonomi nasional Rp 114,37 miliar dan dampak lokal bagi NTB Rp 89,81 miliar di tahun 2022,” pungkas Bamsoet. (*)

Leave a Reply