Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Rabu 16 Juni 2021

16
Jun

Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Rabu 16 Juni 2021

  1. Satuan Tugas Ops Nemangkawi menangkap salah seorang pelaku yang diduga merupakan jaringan pengadaan senjata api (senpi) dan amunisi ke Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Puncak Jaya, Papua, respon Ketua MPR RI:

A. Mengapresiasi kinerja Satgas Ops Nemangkawi yang berhasil mengamankan terduga pelaku penjual senpi dan amunisi ke KKSB, dan meminta aparat untuk terus menginvestigasi sehingga diketahui latar belakang dan pelaku intelektual dibelakangnya serta menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum positif yang berlaku.

B. Meminta aparat penegak hukum untuk terus melakukan pendalaman terhadap jaringan penjual senpi dan amunisi tersebut, serta menggali informasi mulai dari sumber dana hingga aktivitas pengiriman uang untuk membeli senjata dan amunisi dari terduga pelaku, mengingat salah satu barang bukti yang diamankan aparat adalah uang ratusan juta.

C. Meminta komitmen pemerintah dan aparat untuk memutus rantai pemasokan baik aliran dana, maupun senpi bagi KKSB guna mempersempit ruang gerak sekaligus mencegah berulangnya aksi teror bersenjata yang dilakukan KKSB, serta memberikan rasa aman di masyarakat.

D. Meminta pemerintah dan aparat TNI-Polri untuk terus memproses dengan melakukan pengejaran dan penindakan terhadap KKSB secara tegas dan terukur, mengingat tindakan mereka sangat meresahkan dan menimbulkan rasa takut di masyarakat Papua yang dapat dikategorikan sebagai perbutan teror.

  1. Pemerintah menyatakan vaksin Covid-19 dari berbagai produsen masih cukup ampuh untuk menekan laju penularan virus, termasuk varian delta, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah untuk terus melaksanakan program vaksinasi dan mempercepat sekaligus memperluas pemberian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, guna menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) ditengah melonjaknya kasus aktif Covid-19.

B. Meminta pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 untuk terus menyosialisasikan program vaksinasi Covid-19, mulai dari efektivitas vaksin hingga manfaat dan KIPI yang mungkin timbul, dengan harapan masyarakat sadar bahwa vaksin Covid-19 mampu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19 serta meminimalisir gejala yang ditimbulkan apabila terpapar Covid-19.

C. Meminta seluruh pihak untuk menghindari kasus Covid-19 termasuk mutasinya dengan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan, serta tidak bereuforia apabila sudah melakukan vaksinasi, atau merasa diri aman karena sudah mendapatkan vaksinasi.

  1. Ahli Epidemiologi dari Griffith University Australia memprediksi puncak lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia akan terjadi pada akhir Juni 2021, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah menjadikan perhatian terhadap prediksi ahli Epidemiologi tersebut dalam penanganan Covid-19, dan segera melakukan inovasi yang mendasar dalam pelaksanaan 3T yaitu pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment), untuk mencegah terjadinya lonjakan tinggi kasus covid-19 di tahun 2021.

B. Meminta pemerintah melakukan kolaborasi antar sektor di pemerintahan secara tepat dan berdasarkan prioritas sesuai kondisi saat ini, seperti di sektor ekonomi dan kesehatan. MPR berpendapat bahwa saat ini pemerintah harus lebih menggencarkan dan fokus pada sektor kesehatan, disamping tetap memperhatikan dan memperbaiki sektor ekonomi masyarakat.

C. Meminta pemerintah berupaya melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi meningkatnya angka kematian akibat covid-19, agar tidak menimbulkan kekacauan di fasilitas pelayanan kesehatan, serta tetap memantau kurva pandemi di setiap daerah agar dapat dilakukan langkah yang tepat dalam penanganan terhadap daerah yang memiliki angka penyebaran covid-19 yang tinggi.

D. Meminta peran pemerintah daerah untuk memperkuat pelaksanaan 3T dan mengedukasi serta memberikan literasi kepada masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

  1. Hingga 13 Juni, ditemukan 145 kasus terkait varian baru mutasi corona di Indonesia, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah secara masif melakukan pengujian dan pelacakan terhadap varian baru mutasi corona tersebut melalui whole genome sequencing/WGS sebagai cara untuk mengidentifikasi mutasi covid-19, sehingga dapat diketahui bagaimana pola penyebarannya dan upaya untuk mencegah semakin meluasnya mutasi virus tersebut.

B. Meminta pemerintah mempercepat pelaksanaan program vaksinasi, dikarenakan pemerintah menyatakan bahwa mutasi virus corona tersebut tidak mengganggu efikasi vaksin, sehingga keberadaan vaksin tetap menjadi penting dan berperan untuk membentuk kekebalan kelompok/herd immunity.

C. Meminta pemerintah mempercepat dan memperluas jangkauan WGS hingga ke seluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat diperoleh pemetaan sebaran penularan mutasi virus yang akurat.

D. Meminta pemerintah menentukan setiap kebijakan penanganan covid-19 secara tepat, seperti peraturan mengenai pengetatan masuk ke wilayah Indonesia, dan juga karantina, baik bagi warga negara asing yang datang ke Indonesia maupun warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri yang kembali ke wilayah Indonesia, terutama bagi yang berasal dari negara-negara dengan penyebaran mutasi virus yang cukup banyak. MPR meminta pemerintah memperketat keluar masuk orang dari luar negeri di pelabuhan maupun di bandara.

Terima kasih.

Leave a Reply