RESPON ISU AKTUAL KETUA MPR RI BAMBANG SOESATYOSELASA, 15 AGUSTUS 2023

15
Aug

RESPON ISU AKTUAL KETUA MPR RI BAMBANG SOESATYO
SELASA, 15 AGUSTUS 2023

  1. Terduga teroris yang ditangkap aparat keamanan memiliki beberapa senjata api dan bendera yang terafiliasi Islamic State of Iraq and Syiria/ISIS, adalah karyawan salah satu Badan Usaha Milik Negara/BUMN. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta BUMN terkait untuk segera memberikan sikap tegas kepada karyawan tersebut apabila benar terbukti sebagai seorang teroris, dan meminta agar BUMN terkait, juga memastikan proses pemeriksaan dan hukum berjalan lancar agar dapat ditentukan tindak lanjut ke depannya.

B. Meminta aparat kepolisian memproses hal tersebut secara hukum, baik dari mulai langkah investigasi, penyelidikan, penyidikan, hingga penindakan, serta mengusut tuntas hingga ke akar maupun jaringan lainnya agar aksi terorisme tidak terus meluas.

C. Meminta BUMN terkait untuk memastikan terduga teroris tersebut tidak menyebarkan pemikiran maupun aksi terorismenya di lingkungan sekitar tempat bekerja, dan meminta kepada Kementerian BUMN untuk dapat menyeleksi pegawai yang bekerja di BUMN agar bebas dari teroris.

D. Meminta pemerintah melakukan langkah preventif guna mencegah meluasnya aksi terorisme dan radikalisme, termasuk di lingkungan pemerintahan, diantaranya dengan memperketat seleksi masuk pegawai, mengagendakan program anti teroris secara berkala, mengedukasi agar masyarakat tidak terpengaruh aksi dan pemikiran terorisme maupun radikalisme, serta mendukung berbagai upaya dalam memberantas praktik terorisme.

E. Meminta seluruh pimpinan kementerian/lembaga atau K/L agar mengingatkan seluruh jajaran mengenai integritas, nasionalisme, nilai Pancasila, dan cinta tanah air, serta melakukan peningkatan pengawasan terhadap para pegawai agar tidak masuk dalam jerat teroris.

  1. Kepolisian Republik Indonesia/Polri telah membongkar upaya penjualan data nasabah perbankan yang berpotensi membawa kerugian besar. Respon Ketua MPR RI:

A. Mengapresiasi kinerja Polri tersebut, dan memastikan pelaku diberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

B. Meminta pemerintah bersama Polri terus melakukan penelusuran guna memastikan data nasabah perbankan benar-benar aman dan bebas dari kebocoran data, dikarenakan sebelumnya diinformasikan dalam situs darkweb, yakni breachforums.is, bahwa data kartu kredit nasabah Bank BCA, data MyBCA, dan data Internet Banking Individu diperjualbelikan.

C. Meminta pemerintah, Polri, dan perbankan berkomitmen meningkatkan keamanan sistem digital yang banyak memuat data-data pribadi nasabah, dan menjamin bahwa data nasabah aman dan bebas dari potensi kebocoran yang merugikan masyarakat.

D. Meminta pihak perbankan mengedukasi masyarakat, utamanya para nasabah, untuk selalu waspada terhadap data pribadi dan data perbankan yang dimiliki, seperti nomor kartu Automatic Teller Machine/ATM, One Time Password/OTP, maupun Personal Identification Number/PIN, dan mengimbau agar data-data tersebut tidak diberikan kepada sembarang orang.

  1. Fenomena penyalahgunaan narkoba dan obat-obat terlarang tidak hanya marak terjadi di perkotaan, tetapi juga sudah menjalar hingga ke desa-desa. Bukan hanya jenis narkoba sabu, ekstasi, atau ganja tapi obat-obatan jenis G yang konsumsinya disalahgunakan. Seperti kasus terbaru yang terjadi di sejumlah desa-desa di kawasan Kabupaten Karawang dimana ratusan warganya, mulai dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) hingga lansia, terjerat kecanduan obat terlarang, jenis eximer dan tramadol. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk benar-benar menyoroti masalah serius tersebut, karena telah merambah ke generasi muda hingga kelompok lansia yang seharusnya dilindungi dari efek negatif narkotika/obat terlarang. Oleh karenanya, aparat kepolisian perlu memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku atau bandar yang secara bebas memperjualbelikan obat-obatan terlarang tersebut, sekaligus mendalami kasus ini guna mengungkap oknum hingga jaringan yang terlibat didalamnya. Upaya ini diperlukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dan aparat dalam memberantas peredaran juga penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

B. Meminta BNN bekerja sama dengan pemerintahan tingkat desa untuk lebih memasifkan penyuluhan/edukasi tentang bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang, guna meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya kepada generasi muda akan bahaya narkotika juga memahami konsekuensi negatif yang dapat ditimbulkannya. Mengingat narkotika dan obat terlarang merupakan masalah serius yang tidak hanya berdampak pada individu, namun juga pada keluarga, masyarakat dan negara secara keseluruhan.

C. Meminta semua pihak khususnya institusi pendidikan untuk dapat bekerja sama dan bersatu padu dengan pemerintah baik pusat maupun daerah hingga tingkat desa dalam melawan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, utamanya memastikan lingkungan tempat tinggal hingga lingkungan sekolah menjadi lingkungan yang aman dan sehat.

  1. Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi ancaman serius sebagai dampak dari kemarau panjang musim ini. titik api (hotspot) pun telah terpantau di sejumlah wilayah, diantaranya di Provinsi Riau, Kalimantan Selatan hingga Provinsi Jambi. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah bersama pihak-pihak terkait termasuk Satgas Karhutla dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjadikan ancaman serius karhutla ini sebagai perhatian bersama seluruh pihak, sehingga perlunya upaya nyata dalam mengantisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi terjadinya hidrometeorologi kekeringan dan karhutla, mulai dari pemantauan dan penyebarluasan data dan informasi perkembangan cuaca dan Iklim, hingga melakukan rapat koordinasi kesiapsiagaan terhadap anomali cuaca lintas sektor secara berkala. Dengan langkah-langkah mitigasi tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko bencana kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan khususnya di wilayah yang rawan terjadi karhutla.

B. Meminta pemerintah untuk terus mengingatkan kepada semua pihak, termasuk pihak swasta diantaranya para pengusaha tambang, perusahaan sawit agar turut concern terhadap potensi hingga ancaman karhutla sehingga perlunya tanggung jawab serta kerjasama bersama dalam menjaga lingkungan utamanya hutan di sekitar lahan perkebunan, agar tidak terjadi kebakaran hutan.

C. Meminta komitmen Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah agar dapat bersinergi saling membantu guna mempersiapkan sebaik-baiknya, baik dari kelengkapan sarana prasarana, anggaran, peraturan dan hal-hal terkait lainnya guna antisipasi peningkatan potensi karhutla.

D. Mendorong semua elemen dari petugas hingga masyarakat diminta untuk bersama-sama mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla, mengingat tingkat kerawanannya pada musim kemarau saat ini sangat tinggi.

Terimakasih.

Leave a Reply