RESPON ISU AKTUAL KETUA MPR RI BAMBANG SOESATYORABU, 13 MARET 2024

13
Mar

RESPON ISU AKTUAL KETUA MPR RI BAMBANG SOESATYORABU, 13 MARET 2024

  1. Berbagai daerah di Tanah Air melaporkan terjadinya lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang signifikan di awal 2024 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan, terutama Dinas Kesehatan Daerah untuk segera melakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus DBD yang signifikan di sejumlah daerah, yakni mulai dari mendorong pemerintah daerah agar menyiapkan sarana dan prasarana disetiap fasilitas kesehatan termasuk mengeluarkan surat edaran perihal kesiapsiagaan peningkatan kasus DBD, meningkatkan surveilans kasus dan surveilans faktor risiko terhadap kejadian demam berdarah dengue hingga mengaktifkan kembali Kelompok Kerja Operasional penanggulangan DBD (Pokjanal DBD) di berbagai tingkatan RT/RW, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi.

B. Meminta Dinas terkait untuk terus menggencarkan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat untuk melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Mengingat PSN menjadi cara paling efektif untuk mencegah penularan DBD, yakni dengan memutus siklus nyamuk sebagai vektor virus dengue untuk berkembang biak.

C. Meminta pemerintah terkait untuk segera menyusun program perencanaan pencegahan serta pengendalian kasus dengue menuju zero death, yakni mulai dengan upaya pemutusan mata rantai penularan antara manusia-nyamuk-manusia dengan pemberantasan sarang nyamuk, mengoptimalkan penemuan kasus secara dini, pelaporan cepat diikuti tatalaksana kasus, memasifkan kegiatan fogging khususnya pada daerah yang memiliki transmisi tinggi DBD, mengetahui faktor-faktor yang memungkinkan timbulnya penyakit hingga intervensi lainnya yang bisa dilakukan guna mencegah jumlah kesakitan, kematian dan menekan penyebaran kasus.

D. Meminta Pemda untuk terus memberikan imbauan kepada seluruh pihak termasuk masyarakat, untuk secara aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit DBD antara lain dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan merutinkan kegiatan PSN utamanya saat musim pancaroba dengan curah hujan yang cukup tinggi seperti yang terjadi di sejumlah wilayah. Mengingat kasus DBD dapat terus meningkat seiring dengan kurang aktifnya masyarakat dalam pelaksanaan 3M plus.

  1. Hingga kini masih banyak perusahaan yang belum optimal dalam mengelola lahan gambut. Akibatnya, emisi karbon yang dikeluarkan ke atmosfer lebih banyak dibandingkan yang diserap oleh gambut. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah terkait untuk menjadikan persoalan tersebut sebagai salah satu fokus utama, disamping melakukan tindakan atau intervensi yang lebih gencar guna meningkatkan kinerja para pengusaha dalam memperbaiki gambutnya, selain dari kesadaran dari pengusaha itu sendiri.

B. Meminta pemerintah, perusahaan dan peneliti agar bekerja sama untuk mengelola lahan gambut yang baik dan benar serta berkelanjutan. Mengingat Keterlibatan multipihak dalam pengelolaan gambut yang berkelanjutan menjadi kunci untuk mencapai keseimbangan dalam aspek lingkungan, sosial kemasyarakatan, dan ekonomi.

C. Meminta pemerintah terkait agar mengingatkan hingga menegaskan para pelaku usaha/pengusaha perkebunan untuk tetap menerapkan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan, yang diwujudkan dengan implementasi Indonesia of Sustainable Palm Oil (ISPO) yang dengan tegas mengatur bagaimana pengelolaan gambut berkelanjutan berdasarkan peraturan perundang-­undangan yang berlaku di Indonesia.

  1. Di hari pertama Ramadan 2024, harga sejumlah bahan pokok dan sayuran diinformasikan mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Respon Ketua MPR:

A. Meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah segera melakukan operasi pasar di wilayah-wilayah yang diketahui mengalami kenaikan harga, agar harga bahan pokok maupun bahan pangan lainnya tidak mengalami kenaikan harga di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan.

B. Meminta pemerintah mengklasifikasikan faktor-faktor yang menyebabkan harga bahan pokok tersebut mengalami kenaikan harga, dan segera mengevaluasi hal tersebut secara mendalam, dikarenakan kenaikan harga harus segera diatasi sebab membebani perekonomian masyarakat.

C. Meminta pemerintah menyusun solusi jangka panjang untuk mencegah harga pangan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, dikarenakan kenaikan harga pangan diketahui terus mengalami kenaikan sejak akhir tahun 2023 lalu.

D. Meminta pemerintah memastikan tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan ini untuk menaikkan harga sembako di pasaran, sebab diketahui konsumsi bahan pangan di bulan Ramadan akan cenderung meningkat, sehingga pemerintah harus menjaga agar harga pangan tetap stabil.

E. Meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian/Kementan, melakukan langkah inovasi untuk mempercepat dan meningkatkan produksi pangan pokok dalam negeri, utamanya di momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan saat ini, sehingga stok pangan tetap terjamin sesuai kebutuhan masyarakat, dan harga tetap terjangkau serta sesuai ketentuan harga eceran tertinggi yang berlaku.

Terimakasih.

Leave a Reply